RANGKUMAN MATERI PELAJARAN SBK KELAS IX SEMESTER GANJIL

BAB 1 : Media dan Teknik Seni Lukis dan Seni Patung

A. Media dan Teknik Seni Lukis

1. Media seni lukis 
Melukis adalah kegiatan yang menyenangkan. Berikut ini media lukis yang sering digunakan:

  • Pensil : merupakan alat yang dapat digunakan menggambar secara utuh atau sketsa saja
  • Penggaris : digunakan sebagai alat bantu dalam membuat garis juga berfungsi sebagai alat ukur 
  • Kuas : Alat yang digunakan untuk menorehkan cat warna
  • Kanvas : Salah satu media untuk melukis yang sering digunakan para pelukis 
  • Cat : Terdapat beberapa cat untuk melukis. pada umumnya pelukis mengguakan cat minyak untuk melukis
  • Palet : Merupakan bidang datar yang dibuat untuk mengolah cat
  • Pisau palet : Untuk mengambil cat dari kemasan cat (dari tube) yang selanjutnya diletakkan di atas palet
  • Easel : alat penyangga berkaki tiga untuk mendudukkan kanvas untuk melukis maupun memajang hasil karya dalam pemeran
  • Konte : Warnanya sangat hitam lunak. Cocok untuk membuat gambar potret atau benda yang bertekstur halus
2. Teknik seni lukis

Teknik lukis adalah cara-cara yang digunakan untuk melukis 

  • Aquarel : melukis dengan menggunakan bahan cat air dengan sapuan warna tipis sehingga hasilnya tembus pandang 
  • Plakat : Cara melukis dengan bahan cat air, cat akrilik, atau cat minyak dengan sapuan warna yang tebal atau kental sehingga hasilnya tampak pekat atau menutup
  • Spray : Cara melukis dengan bahan cat yang cair yang disemprotkan dengan sprayer
  • Pointilis : Cara melukis yang dalam membuat gelap dan terangnya gambar dengan membuat titik-titik 
  • Tempra : Cara melukis gambar pada sebuah dinding dengan kreasi yang diinginkan dan sesuai dengan kemampuan dan ketersediaan 
B. Media dan teknik seni patung 

Seni patung itu berwujud 3 dimensi yang artinya dapat diamati dari 3 penjuru, yaitu muka dan belakang, kiri dan kanan, serta atas dan bawah. Bahan seni patung digolongkan menjadi 2 :

  • Bahan keras (kayu, batu cadas/andesit, logam, gading, tulang, dan tanduk)
  • Bahan plastis (tanah liat, semen, plastisin, lilin, bubur kertas, sabun dan gips)
Teknik dalam pembuatan seni patung :
  • Membutsir : Cara yang paling mudah sebagai media ekspresi sebab yang diharapkan dalam penciptaan lekas terungkap tanpa memakan waktu lama.  
  • Memahat : Menciptakan karya patung dengan alat pahat 
  • Mengecor : Teknik yang dipakai jika media yang digunakan bersifat cairan 
  • Konstruksi : Membuat patung dengan cara menyusun bahan, baik dengan kerangka maupun tanpa kerangka  


    BAB 2 : Lagu Tradisi dan Lagu Modern

     

    A. Pengertian bernyayi secara unisono

    Unisono adalah bernyayi besama dalam satu suara. Menyanyi secar unisono membutuhkan kerja sama antara anggora kelompok karena jika berbeda sendiri suaranya akan terlihat tidak bagus.

    B. Lagu daerah dan lagu modern 

    1. Lagu daerah
    Lagu daerah disebut juga lagu tradisional. Lagu tradisional merupakan lagu dari jenis musik yang lahir dari budaya daerah setempat secara turun-temurun, yang lazimnya disebut musik tradisional.

    Lagu-lagu daerah biasanya bertema sesuai dengan adat-istiadat daerah setempa, liriknya menggunakan bahasa daerah setempat. Lagu-lagu daerah biasanya diiringi dengan seperangkat alat musik daerah yang sering disebut dengan istilah karawitan. Kebanyakkan karya-karya seni musik (karawitan) yang dimainkan dengan berbagai ansambel gamelan ataupun repertoar lain yang biasanya berfifat tradisional dan anonim. Oleh karena itu, usia sebuah komposisi karawitan sangat sulit untuk ditentukan.

    2. Lagu modern
    Lagu modern adalah lagu yang lirik dan syairnya berasal dari bahasa nusantara dan lahir karena perkembangan budaya yang modern, instrumen pengiringnya pun juga modern.

    C. Mengubah lagu daerah secara unisono 

    Mengubah lagu disebut juga dengan aransemen dalam mengaransemen sebuah lagu diperlukan kreativitas yang tinggi, ketekunan, kesabaran, juga bakat bermusik.

    1. Pengertian aransemen
    Aransemen adalah pengubahan sebuah lagu yang diubah adalah beberapa bagian suara, koor, maupun orkestra. Salah satu ilmu yang dipakai untuk mengaransemen adalah ilmu harmoni. Harmoni adalah ilmu tentang keselarasan bunyi.

    2. Membuat aransemen
    Tujuan penataan barbagai sumber bunyi dalam membuat aransemen adalah untuk mencapai nilai artistik tanpa harus kehilangan karakter musiknya.

    Beberapa hal yang perlu diperhatikan didalam membuat aransemen lagu:
    • Menentukan melodi pokok
    • Menentukan akor
    • Menentukan irama /ritme
    • Menentukan instrumen yang sesuai
    • Mencoba hasil aransemen sesuai bentuknya 
    3. Menampilkan hasil aransemen
    Pertunjukkan merupakan suatu bentuk kegiatan penmpilan hasil prestasi untuk diperkenalkan kepada masyarakat. Beberapa hal yang harus dipersiapkan dalam menampilkan aransemen lagu :
    • Pemain 
    • Instrumen/alat musik
    • Pemimpin
    • Partitur
    D. Mengubah lagu modern untuk vokal grup 

    1. Pengetian vokal grup
    Vokal grup adalah kumpulan beberapa penyanyi yang tergabung dan menyanyikan lagu dengan ketinggian suara yang berbeda, antara lain sopran, alto, bass, dan tenor.

    2. Ciri-ciri vokal grup 
    • Kelompok penyanyi yang memiliki karakter warna yang berbeda 
    • Penggaraoan yang bebas dengan pembawaan yang bebas
    • Lebih cenderung ke pop style
    • Sering menggunakan back vokal atau suara latar
    • Mengutamakan improvisasi
    • Dalam penggarapannya selalu ada intro, interlude, dan coda
    3. Pembagian peran dalam vokal grup
    Dalam suatu vokal grup, setiap anggora memiliki bagian sendiri-sendiri dalam manyanyikan suatu lagu berikut ini pembagiannya :
    • Lead vocalist
    • Main vocalist
    • Sub vocalist 
    • Vocalist
    • Lead rapper
    • Main rapper
    • Sub rapper
    4. Mengubah lagu modern untuk vokal grup
    Dari segi aransemen lagu, vokal grup aransemennya lebih bebas

     

     

    BAB 3 Mengenal Tari Modern

     

    A. Pengertian dan sejarah tari modern

    Tari modern adalah suatu bentuk tarian yang terbentuk dan berkembang sejak dari awal abad 20. Tarian ini merupakan jenis tarian yang tidak terikat oleh aturan-aturan tradisi ataupun daerah tertentu.Seluruh unsur diolah dengan konsep dan ide yang baru.

    Pelopor tari modern di amerika serikar adalah Loie Fuller, Isadora Duncan, Ruth St.Denis, Doris Humphrey, dan Martha Graham. Sedangkan pelopor tari modern di Eropa adalah Mary Wigman Francois Delsarte, Emile Jaques-Dalcroze, dan Rudolf Von Laban.

    B. Komposisi tari

    Komposisi tari merupakan seni membuat atau merancang struktur ataupun alur sehingga menjadi suatu pola gerakan-gerakan. Istilah komposisi tari bisa juga berati navigasi atau koneksi atas struktu pergerakkan. Hasil atas suatu pola gerakan terstruktur itu disebut pula sebagai koreografi. Orang yang merancang koreografi disebut sebagai koreografer.

    Unsur-unsur komposisi tari sebagai berikut :
    • Bentuk (pose)
    • Gerak
    • Pola lantai (pola lantai garis lurus dan garis lengkung)
    • Arah hadap 
    • Tataran atau level 
    • Desain atas 
    • Desain lantai 
    • Desain dramatik
    • Dinamika
    C. Gerak tari modern

    Gerak tari modern biasanya cenderung bebas, tanpa urutan dan bisa diubah sesuai keinginan penari itu sendiri. Walaupun gerak pada tari modern ini bisa diubah namun ada satu hal yang harus diperhatikan dalam mengubah suatu susunan gerak pada tari modern yaitu menyesuaikan irama dan ketukan musik yang sesuai dengan gerak tari itu sendiri.

    D. Menampilkan tari modern berdasarkan komposisi

    Hal-hal yang harus dipersiapkan dalam pementasan/pertunjukan :
    • tata rias (digunakan untuk memperjelas tema tarian)
    • Tata busana dan properti tari (untuk menarik minat penonton)
    • iringan musik tari 
    • ruang pertunjukan

       

       SBK BAB 4

       

      Mengenal Teater Modern

      A. Pengertian teater modern
      Seni teater dibedakan menjadi 2 jenis yaitu seni teater tradisional dan teater nontradisional (modern). Seni teater tradisional masih terikat pada aturan tradisi daerah masing-masing. Sementara itu, seni teater modern sudah melepaskan diri dari ikatan tersebut. Teater modern berasal dari dunia barat yaitu eropa.

      Teater modern terdiri dari beberapa unsur :
      • Naskah sebagai embrio pertunjukan
      • Produser sebagai penyedia dana pertunjukan 
      • Sutradara sebagai pemimpin yang bertanggung jawab dan mempersatukan seluruh elemen untuk menyukseskan pertunjukan teater
      • Pemain sebagai ujung tombak pertunjukan teater
      • Penata rias, yang bertugas merias wajah dan tubuh pemain
      • Penata busana, yang bertugas mengatur kostum pemain
      • Penata panggung, yang bertugas menciptakan dekor diatas panggung
      • Penata cahaya, yang bertugas menata dan mengatur itensitas serta warna cahaya diatas panggung
      • Penata suara, bertugas menciptakan suara-suara tertentu dan membuat musik pengiring untuk membangun suasana dalam pertunjukan teater
      • Penonton, sebagai saksi pertunjukan 
      B. Teknik olah tubuh, olah suara, dan olah rasa 

      1. Teknik olah tubuh
      olah tubuh  sangat perlu dilakukan sebelum kita mengadakan latihan atau pementasan. Dengan berolah tubuh, kita akan mendapat keadaan atau kondisi tubuh yang maksimal.
      • pelaksanaan  olah tubuh                                     cara pelaksanaan olah tubuh pertama, perhatikan dan rasakan dengan segenap pancaindra yang kita punyai, tentang segala rahmat yang dianugerahkan kepada kita. Dengan memakai rasa kita perhatikan seluruh tubuh kita, mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki
      • Macam-macam gerak (gerak teatrikal(gerak halus dan kasar), gerak non teatrikal (gerak dasar bawah, tengah, atas))
      2. Teknik olah suara
      Teknik olah suara yang baik :
      • dapat terdengar 
      • jelas tersampaikan misi dari dialog yang diucapkan 
      • tidak monoton
      3. Teknik olah rasa
      Istilah rasa, perasaan, atau emosi sebenarnya adalah kata yang berkaitan dengan psikologi dan ekspresi seni. Demikian juga dengan istilah penikmatan, penghayatan, dan apresiasi. Gerak dan dialog tanpa rasa akan hambar dan tidak mampu mempermainkan dan menghanyutkan perasaan penontonnya. Oleh karena itu, latihan olah rasa sangat diperlukan bagi mereka yang melibatkan diri dalam kegiatan teater dan film.

      C. Merancang karya teater modern 
      Merancang sebuah pertunjukan dapat diartikan sebagai kegiatan menyatukan beberapa komponen yang ada dalam teater diantaranya lakon, tempat pertunjukan, pemain, penonton, dan naskah.

      1. Persiapan pertunjukan teater
      • Menyiapkan naskah cerita 
      Naskah diartikan sebagai bentuk tertulis dari suatu drama. Sebuah naskah walaupun telah dimainkan berkali-kali, dalam bentuk yang berbeda-beda, naskah tersebut tidak akan berubah mutunya. Sebaliknya sebuah atau beberapa drama yang dipentaskan berdasarkan naskah yang sama dapat berbeda mutunya.
      • Merancang panggung dan dekorasi 
      sebenarnya orang yang sangat berkepentingan dengan medan untuk bermain adalah sang sutradara menjalankan tugasnya, ia sedang melukiskan peristiwa-peristiwa sosial yang amat penting. Panggung perlu pula diketahui calon aktor yang pada saatnya nanti akan berhubungan dengan sang sutradara. Bahkan mungkin suatu ketika aktor itu sendiri harus menyutradarai pementasan sebuah skenario.

      2. Pertunjukan teater
      Dalam penyelenggaraan pementasan teater terdapat tahapan utama yaitu tahap persiapan, latihan dan pelaksanaan.

      3. Prinsip kerja sama dalam teater
      Kerja sama merupakan hal yang utama dalam kegiatan apapun. Tanpa adanya kerjasama yang baik, sangat mustahil sesuatu hal dapat tercapai secara maksimal. Sebagai contoh mungkinkan akan tercipta sebuah buku tanpa ada kerja sama yang baik dari penulis, setter, editor, ilustrator, dan yang lainnya. Begitu pula dengan seni pertunjukan teater.  
    sumber: buku cetak kelas 9 sbk kurikulum 2013

RANGKUMAN MATERI PELAJARAN PENJAS KELAS IX SEMESTER GANJIL

BAB 1 : PERMAINAN BOLA BESAR


1. Permainan sepak bola  
         Keterampilan bermain sepak bola merupakan teknik dasar bermain sepak bola dan mampun mengaplikasikannya ke dalam sebuah permainan yang efektif dan efisien.
Teknik dasar sepak bola meliputi menendang bola,menggiring,menyundul,merampas,melempar,dan menangkap bola,throw
in.


a. Pengertian Permainan Sepak Bola


      Sepak bola adalah permainan beregu,yang tiap regu terdiri dari sebelas orang pemain salah satunya adalah penjaga gawang ,permainan seluruhnya menggunakan kaki kecuali penjaga gawang boleh menggunakan tangan di daerah hukumannya.
Permainan sepak bola banyak melibatkan banyak unsur seperti teknik,fisik,mental dan taktik
Permainan sepak bola juga dapat didefenisikan sebagai permainan menendang sebuah bola yang
diperebutkan oleh kedua tim atau kesebelasan yang berbeda dengan maksud untuk memasukkan bola ke gawang lawan untuk merpertahankan gawang sendiri supaya tidak kemasukan bola. Ketentuan lapangan maksimal 120 meter ,lebar lapangan minimal 45 meter,dan lebar lapangan maksimal 90 meter. Untuk pertandingan internasional panjang minimal adalah 100 meter,panjang maksimal 110 meter,lebar minimal 64 meter,dan lebar maksimal 75 meter.

b. Gerakan Menendang Bola


       Yang perlu diperhatikan dalam teknik menendang bola adalah posisi kaki tumpu dan kaki ayun(steady leg position),bagian bola,perkenaan kaki dengan bola(impact),dan akhir gerakan(follow-through). Menendang bola merupakan salah satu karakteristik permainan sepak bola yang paling dominan. Tujuan menendang bola adalah untuk mengumpan,menembak ke gawang,menyapu untuk menggagalkan serangan lawan
Pada dasarnya menendang bola dibagi menjadi
1. Menendang dengan kaki bagian dalam
2. Menendang dengan  punggung kaki
3. Menendang dengan kaki bagian luar

c. Gerakan Menggiring Bola


       Keterampilan menggiring bola adalah kecepatan menggiring bola dengan melewati rintangan yang telah ditentukan. Pada dasarnya gerakan menggiring bola ialang menendang bola secara terputus-putus dan bagian kaki yang digunakan sama.
Menggiring bola bertujuan untuk mendekatkan jarak ke sasaran ,melewati lawan ,menghambat permainan.
Hal yang harus diperhatikan pada saat menggiring bola adalah
1. Bola harus dekat dengan kaki sehingga mudah untuk dikontrol
2. Posisi bola tepat di kaki sehingga mudah untuk dilindungi dari lawan
3. Pandangan mata tidak hanya tertuju pada bola ,melainkan juga pada pergerakan lawan
4. Menggiring bola dibiasakan dengan menggunakan kaki kanan dan kiri

d. Menyundul Bola


       Menyundul bola adalah gerakan yang melibatkan seluruh tubuh dengan posisi melengkung ,leher ditegangkan,perkenaan bola tepat pada dahi,mata terbuka,kepala di dorong ke depan atau ke samping,dan menjaga stabilitas dengan kedua tangan disamping badan. Tujuan menyundul bola adalah mengumpan,mencetak gol,dan untuk mematahkan serangan lawan/membuang bola.
Gerakan menyundul bola:
1. Menyundul bola sambil berdiri; pada umumnya dilakukan manakala datangnya bola maksimal setinggi kepala
2. Menyundul bola sambil meloncat /melompat; pada umumnya dilakukan jika datangnya bola diluar jangkauan ,baik secara vertikal maupun horisontal

e. Lemparan ke Dalam (Throw In)
      Tujuannya untuk memulai permainan setelah bola keluar meninggalkan lapangan melalui garis samping. Lemparang kedalam merupakan satu-satunya teknik dalam permainan sepak bola yang dimainkan dengan lengan dari luar lapangan permainan.


2. Permainan Bola Voli

 
A.    Sejarah Permainan Bola Voli

      Permainan bola voli  diciptakan oleh William B Morgan pada tahun 1895 di Holyoke (Amerika bagian timur). William B Morgan adalah seorang pembina pendidikan jasmani pada Young Men Christain Association (MCA).Permainan bola voli di Amerika sangat cepat perkembangannya, sehingga tahun 1933 YMCA mengadakan kejuaraan bola voli  nsional.

      Kemudian permainan bola voli  ini menyebar ke seluruh dunia. Pada tahun 1974 pertama kali bola voli  dipertandingkan di Polandia dengan peserta yang cukup banyak. Maka pada tahun 1984 didirikan Federasi Bola Voli  Internasional atau Internationnal Voli  Ball Federation (IVBF) yang waktu itu beranggotakan 15 negara dan berkedudukan di Paris.


        Permainan bola voli  sangat cepat perkembangannya, antar lain disebabkan oleh :
1. Permainan bola voli  tidak memerlukan lapangan yang luas.
Mudah dimainkan.
2. Alat-alat yang digunakan untuk bermain sangat sederhana.
Permainan ini sangat menyenangkan.
3. Kemungkinan terjadinya kecelakaan sangat kecil.
4. Dapat dimainkan di alam bebas maupun di ruang tertutup.
5. Dapat di mainkan banyak orang

      Permainan bola voli  masuk ke Indonesia pada waktu penjajahan Belanda (sesudah tahun 1928). Perkembangan permainan bola voli  di Indodesia sangat cepat. Hal ini terbukti pada Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-2 tahun 1952 di jakarta. Sampai sekarang  permainan bola voli  termasuk salah satu cabang olahraga yang resmi dipertandingkan.

      Pada tahun 1955 tepatnya tanggal 22 Januari didirikan Organisasi Bola Voli  Seluruh Indonesia (PBVSI) dengan ketuanya W. J. Latumenten. Setelah adanya induk organisasi bola voli  ini, maka pada tanggal 28 sampai 30 mei 1955 diadakan kongres dan kejuaraan nasional yang pertama di Jakarta.

      Dengan melihat perkembangan permainan bola voli  yang begitu pesat sangatlah tepat bila pemerintah memilih permainan bola voli  sebagai olahraga pendidikan di sekolah-sekolah. Hanya pada umumnya permainan bola voli sedikit mengalami kesulitan di dalam memperkenalkan pada anak-anak didik. Kesulitan ini terletak pada gerakan dasar permainan bola voli .

B.    Teknik Dasar Permainan Bola Voli
1.    Pengertian Teknik
    Teknik adalah suatu proses melahirkan keaktifan jasmani dan pembuktian suatu peraktek dengan sebaik mungkin untuk menyelesaikan tugas yang pasti dalam cabang olahraga (khususnya cabang permainan bola voli ).

    Teknik dikatakan baik apabila dari segi anatomis/fisiologis mekanik dan mental terpenuhi secara benar persyaratannya. Apabila diterapkan pencapaian prestasi maksimal untuk menganalisa gerakan teknik, umumnya para guru atau pelatih akan dapat mengoreksi dan memperbaiki

2.    Kegunaan Teknik Pada Cabang Olahraga


     Efisien dan Efektif untuk mencapai prestasi maksimal.
Untuk mencegah dan mengurangi terjadinya cidera
Untuk menambah macam-macam teknik atlet ada saat pertandingan.
      Atlet akan lebih mantap dan optimis dalam memasuki arena pertandingan 


3.    Teknik Penguasaan Bola

Untuk dapat menguasai bola secara maksimal dan sempurna seorang pemain setidaknya harus memiliki kemampuan-kemampuan seperti mampu melakukan passing atas secara baik dan benar dari teknik dasar ini tidak diabaikan dan harus dilatih dengn baik, seseorang harus mengerti dan benar-benar dapat menguasai teknik penguasaan bola  dengan baik dan terus menerus, (Dleter Beullteshtahl. 1986 : 9).

Agar dapat bermain bola voli  dengan baik, seseorang harus mengerti dan benar-berar dapat menguasai teknik penguasaan bola dengan baik. Dengan menguasai teknik penguasaan bola dan latihan yang continue diharapkan nantinya dapat bermain bola voli secara baik dan benar.

4.    Passing Bawah

Passing bawah biasanya dipergunakan oleh para pemain jika bola datangnya rendah, baik untuk dioperkan kepada teman seregunya maupun untuk dikembalikan ke lapangan lawan melewati atas jaring atau net.

5.    Passing Atas

Passing atas atau passing tangan atas adalah cara pengambilan bola atau mengoper dari atas kepala dengan jari-jari tangan. Bola yang datang dari atas diambil dengan jari-jari tangan di atas, agak di depan kepala

Gerakan passing bawah dan passing atas yang menunjukkan bahwa digunakan passing bawah pada saat bola yang datangnya rendah atau berada di depan dada, sedangkan passing atas digunakan apabila bola datangnya di atas atau melambung. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa untuk menerima bola service lebih baik dan tepat menggunakan passing bawah dibandingkan dengan passing atas, karena kebanyakan bola sevice datangnya rendah dan berada di depan dada.

6.    Service Bawah

Service bawah adalah cara melakukan pukulan permukaan dari petak service dengan memukul bola dengan tangan dari bawah sebagai usaha menghidupkan bola dalam permainan.
Service bawah merupakan service yang dilakukan dengan tangan bawah, siku diluruskan dan ayunan tangan dari belakang ke depan melalui samping badan, salah satunya tangan memegang bola dan bola tersebut dilambungkan baru dipukul. Service ini sangat populer dan sering dilakukan oleh pemain pemula.

7.    Service Atas

     Service atas adalah cara melakukan pukulan permulaan dari bawah service dengan memukul bola dari atas kepala sebagai usaha menghidupkan bola ke dalam permainan .
Servise atas banyak variasinya, bola dapat dilambungkan dengan satu tangan atau dua tangan, tinggi lambungan bola tergantung dari maksud pukulan dan kesenangan pribadi pemain. Namun pada prinsipnya harus diusahakan agar bola dilambungkan sedemikian rupa tingginya, sehingga seluruh rangkaian gerakan memukul menjadi satu gerakan yang tidak terputus-putus.

8.    Service Samping

       Service samping adalah melakukan pukulan permulaan dari daerah service dengan sikap berdiri menyamping dan berat badan berada di kaki kanan (bagi yang tidak kidal), telapak tangan menghadap ke atas (Mariyanto, 1995 : 119). Adapun pelaksanaan service samping adalah service berdiri menyamping dengan tubuh bagian kiri lebih dekat dengan jaring (bagi yang tidak kidal) kedua tanga bersama-sama memegang bola. Pada saat bola akan dilambungkan, maka badan diliukkan ke belakang dan lutut ditekuk. Kedua tangan dijulurkan ke samping kanan, begitu bola lepas dari tangan, maka tangan ditarik kesamping kanan bawah, berat badan berada di kaki kanan, telapak tangan menghadap ke atas, pukulan tangan pada bola dibantu dengan liukan badan, lecutan lengan dan gerakan pergelangn tangan sehingga bola setelah dipukul melambung dengan keras dan topspin.

9.    Smash (Spike)

       Smesh atau spike adalah gerakan memukul bola yang dilakukan dengan kuat dan keras serta jalannya bola cepat, tajam dan menukik serta sulit diterima lawan apabila pukulan itu dilakukan dengan cepat dan tepat. Pada teknik smash inilah letak seninya permainan bola voli , apabila pemain hendak memenangkan pertandingan maka mau tidak mau mereka harus menguasai teknik smash. Pemain yang pandai melakukan smash atau dengan istilah smasher harus memiliki kelincahan, daya ledak, timing yang tepat dan mempunyai kemampuan memukul bola yang sempurna. Pemain bola voli  akan dapat melakukan berbagai variasi smash apabila pemain tersebut menguasai teknik dasar smash secara baik dan benar.

Beberapa cara di dalam melakukan passing atas dalam parmainan bola voli , antara lain :


 Passing Atas Individu

Tempatkan badan di bawah bola.
Kedua kaki dibuka, lutut ditekuk, sehingga posisi tubuh berada dalam keadaan setengah jongkok.
Siku dibengkokkan, jari-jari tengah direnggangkan dan letak di depan atas dahi.
Sikap tangan seperti mangkok.
Pandangan ke arah datangnya bola.
Pada waktu bola datang, bola didorong dengan jari-jari tangan, perkenaan tangan pada bola yaitu ruas pertama dan kedua jari telunjuk sampai kelingking, sedangkan ibu jari hanya pada ruas pertama.
Untuk membantu gerakan jari-jari tangan, pergelangan tangan digerakkan kearah depan atas.
Setelah bola lepas dari tangan, diikuti dengan gerakan anggota badan dan langkah kaki ke depan untuk menjaga keseimbangan.


D.    Perasarana Permainan Bola Voli


1.    Lapangan dan Ukurannya
Lapangan permainan bola voli  berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 18 m dan lebar 9 m, semua garis batas lapangan, garis tengah, garis daerah serang adalah 3 m (daerah depan). Garis batas itu diberi tanda batas dengan menggunakan tali, kayu, cat/kapur, kertas yang lebarnya tidak lebih dari 5 cm. lapangan permainan bola voli  terbagi menjadi dua bagian sama besar yang masing-masing luasnya 9 x 9 meter. Di tengah lapangan dibatasi garis tengah yang membagi lapangan menjadi dua bagian sama besar. Masing-masing lapangan terdiri dari atas daerah serang dan daerah pertahanan.

Daerah serang yaitu daerah yang dibatasi oleh garis tengah lapangan dengan garis serang yang luasnya 9 x 3 meter.

2.    Daerah Servise
Daerah service adalah daerah selebar 9 meter di belakang setiap garis akhir. Daerah ini dibatasi oleh dua garis pendek sepanjang 15 cm yang dibuat 20 cm di belakang garis akhir, sebagai kepanjangan dari garis samping. Kedua garis pendek tersebut sudah termasuk di dalam batas daerah service, perpanjangan daerah service adalah kebelakang sampai batas akhir daerah bebas.

3.    Jaring (Net)
Jaring untuk permainan bola voli  berukuran tidak lebih dari 9,50 meter dan lebar tidak lebih dari 1,00 meter dengan petak-petak atau mata jaring berukuran 10 x 10 cm, tinggi net untuk putra 2,43 meter dan untuk putri 2,24 meter, tepian atas terdapat pita putih selebar 5 cm.

4.    Antene Rod
Di dalam pertandingan permainan bola voli  yang sifatnya nasional maupun internasional, di atas batas samping jaring dipasang  tongkat atau rod yang menonjol ke atas setinggi 80 cm dari tepi jaring atau bibir net. Tongkat itu terbuat dari bahan fibergelas dengan ukuran panjang 180 cm dengan diberi warna kontras.

5.    Bola
Bola harus bulat terbuat dari kulit yang lentur atau terbuat dari kulit sintetis yang bagian dalamnya dari karet atau bahan yang sejenis. Warna bola harus satu warna atau kombinasi dari beberapa warna. Bahan kulit sintetis dan kombinasi warna pada bola dipergunakan pada pertandingan resmi internasional harus sesuai dengan standar FIVB.
Keliling bola 64 – 67 cm dan beratnya 260 – 280 grm, tekanan didalam bola harus 0, 39 – 0, 325 kg/cm2  (4,26 – 4,61 Psi) (294,3 – 318,82 mbar/hpa).

6.    Pemain
Jumlah pemain dalam lapangan permainan sebanyak 6 orang setiap regu dan ditambah 5 orang sebagai pemain cadangan dan satu orang pemain libero. Satu tim maksimal terdiri dari 12 pemain, saru coach, satu sistem coach, satu trainer, dan satu dokter medis, kecuali libero, satu dari para pemain adalah kapten tim, dia harus diberi tanda dalam score sheet.

Hanya pemain terdaftar dalam score sheet dapat memasuki lapangan dan bermain dalam pertandingan. Pada saat coach dan kapten tim menandatangani scoresheet pemain yang terdaftar tidak dapat diganti.


3. Permainan Bola Basket


·         Bola basket adalah olahraga bola berkelompok yang terdiri atas dua tim beranggotakan masing-masing lima orang yang saling bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang lawan. Bola basket sangat cocok untuk ditonton karena biasa dimainkan di ruang olahraga tertutup dan hanya memerlukan lapangan yang relatif kecil. Selain itu, permainan bola basket juga lebih kompetitif karena tempo permainan cenderung lebih cepat jika dibandingkan dengan olahraga bola yang lain, seperti voli dan sepak bola. Ada 3 posisi utama dalam bermain basket, yaitu : 1) Forward, pemain yang tugas utamanya adalah mencetak poin dengan memasukkan bola ke keranjang lawan, 2) Defense, pemain yang tugas utamanya adalah menjaga pemain lawan agar pemain lawan kesulitan memasukkan bola, dan 3) Playmaker, pemain yang menjadi tokoh kunci permainan dengan mengatur alur bola dan strategi yang dimainkan oleh rekan-rekan setimnya.
          Bola basket adalah salah satu olahraga yang paling digemari oleh penduduk Amerika Serikat dan penduduk di belahan bumi lainnya, antara lain di Amerika Selatan, Eropa Selatan, Lithuania, dan juga di Indonesia. Banyak kompetisi bola basket yang diselenggarakan setiap tahun, seperti British Basketball League (BBL) di Inggris, National Basketball Association (NBA) di Amerika, dan National Basketball League (NBL) di Indonesia.
        Sejarah bola basket
      Basket dianggap sebagai olahraga unik karena diciptakan secara tidak sengaja oleh seorang guru olahraga. Pada tahun 1891, Dr. James Naismith, seorang guru olahraga asal Kanada yang mengajar di sebuah perguruan tinggi untuk para siswa profesional di YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) di Springfield, Massachusetts, harus membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu para siswa pada masa liburan musim dingin di New England. Terinspirasi dari permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di Ontario,Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai bola basket pada 15 Desember 1891.
       Menurut cerita, setelah menolak beberapa gagasan karena dianggap terlalu keras dan kurang cocok untuk dimainkan di gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis beberapa peraturan dasar, menempelkan sebuah keranjang di dinding ruang gelanggang olahraga, dan meminta para siswa untuk mulai memainkan permainan ciptaannya itu.
       Pertandingan resmi bola basket yang pertama, diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 1892 di tempat kerja Dr.James Naismith. Basket adalah sebutan yang diucapkan oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun segera terkenal di seantero Amerika Serikat. Penggemar fanatik ditempatkan di seluruh cabang di Amerika Serikat. Pertandingan demi pertandingan pun dilaksanakan di seluruh kota-kota negara bagian Amerika Serikat.
Pada awalnya, setiap tim berjumlah sembilan orang dan tidak ada dribble, sehingga bola hanya dapat berpindah melalui lemparan. Sejarah peraturan permainan basket diawali dari 13 aturan dasar yang ditulis sendiri oleh James Naismith.
        
          Teknik dasar permainan bola basket
       
       Cara memegang bola basket adalah sikap tangan membentuk mangkok besar. Bola berada di antara kedua telapak tangan. Telapak tangan melekat di samping bola agak ke belakang, jari-jari terentang melekat pada bola. Ibu jari terletak dekat dengan badan di bagian belakang bola yang menghadap ke arah tengah depan. Kedua kaki membentuk kuda-kuda dengan salah satu kaki di depan. Badan sedikit condong ke depan dan lutut rileks.
        Dalam menangkap bola harus diperhatikan agar bola berada dalam penguasaan. Bola dijemput telapak tangan dengan jari-jari tangan terentang dan pergelangan tangan rileks. Saat bola masuk di antara kedua telapak tangan, jari tangan segera melekat ke bola dan ditarik ke belakang atau mengikuti arah datangnya bola. Menangkap bola (catching ball) terdiri dari dua macam cara yaitu menangkap bola di atas kepala dan menangkap bola di depan dada.
        
        Mengoper atau melempar bola terdiri atas tiga cara yaitu melempar bola dari atas kepala (over head pass), melempar bola dari dari depan dada (chest pass) yang dilakukan dari dada ke dada dengan cepat dalam permainan, serta melempar bola memantul ke tanah atau lantai (bounce pass).
         
        Menggiring bola (dribbling ball) adalah suatu usaha membawa bola ke depan. Caranya yaitu dengan memantul-mantulkan bola ke lantai dengan satu tangan. Saat bola bergerak ke atas telapak tangan menempel pada bola dan mengikuti arah bola. Tekanlah bola saat mencapai titik tertinggi ke arah bawah dengan sedikit meluruskan siku tangan diikuti dengan kelenturan pergelangan tangan. Menggiring bola dalam permainan bola basket dapat dibagi menjadi dua cara, yaitu menggiring bola rendah dan menggiring bola tinggi. Menggiring bola rendah bertujuan untuk melindungi bola dari jangkauan lawan. Menggiring bola tinggi dilakukan untuk mengadakan serangan yang cepat ke daerah pertahanan lawan.
        
         Pivot atau memoros adalah suatu usaha menyelamatkan bola dari jangkauan lawan dengan salah satu kaki sebagai porosnya, sedangkan kaki yang lain dapat berputar 360 derajat.
Shooting adalah usaha memasukkan bola ke dalam keranjang atau ring basket lawan untuk meraih poin. Dalam melakukan shooting ini dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan shooting dengan dua tangan serta shooting dengan satu tangan.
Lay-up adalah usaha memasukkan bola ke ring atau keranjang basket dengan dua langkah dan meloncat agar dapat meraih poin. Lay-up disebut juga dengan tembakan melayang.
Teknik permainan bola basket profesional
      Fade away adalah tehnik yang mendorong badan kebelakang saat melakukan shoot, sehingga menyulitkan defender untuk menghadang bola. tehnik ini lumayan susah dilakukan buat pemain yang baru belajar basket. Bila keseimbangan badan tidak terjaga bisa-bisa terpelanting dan jatuh kebelakang. Pemain NBA yang sering memakai teknik ini adalah sang legenda basket seperti Michael Jordan dan Kobe Bryant.
         Hook adalah teknik yang sangat efektif bila pemain dijaga oleh orang yang lebih tinggi dari pemain. Yaitu cara menembak dari samping dengan satu tangan. Jadi jarak antara orang yang menghadang dan pemain bisa agak jauh. Belakangan tehnik ini sering dipakai oleh Rony Gunawan Satria Muda Britama waktu melawan Garuda Bandung di Final 2009, dan keakuratan mencapai 80%.
          Jump Shoot Teknik yang butuh lompatan tinggi, dan akurasi tembakan yang bagus. Yaitu dengan melompat dan melakukan tembakan yang liar dan sulit untuk digagalkan.
        crossover merupakan cara dribble dengan cara memantulkan bola dari tangan kiri ke tangan kanan atau sebaliknya. biasanya teknik sudah banyak di improvisasi dengan cara memantulkan bola di antara celah kaki (kebanyakan pemain internasional sudah menggunakan teknik ini) atau belakang kaki (yang paling sering menggunakan teknik ini adalah Jamal Crawford - Atlanta Hawks)
     Slam dunk Slam dunk adalah salah satu teknik yang paling populer. Sebenarnya cukup simpel, yaitu hanya memasukkan bola secara langsung ke ring dan menghempaskan tangan ke ring basket. Walaupun simpel, tapi untuk orang dengan tinggi 171 cm slam seperti ini hampir mustahil untuk dilakukan karena lompatannya tidak cukup tinggi.
Perkembangan Permainan bola basket.

       Permainan basket sudah sangat berkembang dan digemari sejak pertama kali diperkenalkan oleh James Naismith. Salah satu perkembangannya adalah diciptakannya gerakanslam dunk atau menombok, yaitu gerakan untuk memasukkan dan melesakan bola basket langsung ke dalam keranjang yang bisa dilakukan dengan gerakan akrobatik yang berkekuatan luar biasa.
Bola basket di Indonesia
       Ada beberapa informasi mengatakan masuknya basket bersamaan dengan kedatangan pedagang dari Cina menjelang kemerdekaan. Tepatnya, sejak 1894, bola basket sudah dimainkan orang-orang Cina di Provinsi Tientsien dan kemudian menjalar ke seluruh daratan Cina. Mereka yang berdagang ke Indonesia adalah kelompok menengah kaya yang memilih olahraga dari Amerika itu sebagai identitas kelompok Cina modern.
       Informasi ini diperkuat fakta menjelang dan pada awal kemerdekaan klub-klub bola basket di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Medan, Bandung, Semarang, DI Yogyakarta, danSurabaya sebagian besar tumbuh dari sekolah-sekolah Cina. Dari klub itu pula kemudian lahir salah seorang pemain legenda Indonesia, Liem Tjien Siong yang kemudian dikenal dengan nama Sonny Hendrawan (Pada 1967 Sonny terpilih sebagai Pemain Terbaik pada Kejuaraan Bola Basket Asia IV di Seoul, Korea Selatan. Waktu itu, tim Indonesia menduduki peringkat ke-4 di bawah Filipina, Korea, dan Jepang).
      Pada 1948, ketika Negara Indonesia menggelar PON I digelar di Solo, bola basket, sudah menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan. Ini membuktikan bahwa basket cepat memasyarakat dan secara resmi diakui Negara. Tiga tahun kemudian, Maladi sebagai Sekretaris Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yang kemudian menjadi Menteri Olahraga, meminta Tonny Wen dan Wim Latumeten untuk membentuk organisasi bola basket. Namun akhirnya karena tuntutan kebutuhan untuk menyatukan organisasi basket, disepakati pembentukan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia pada 1955, disingkat Perbasi


BAB 2 : PERMAINAN BOLA KECIL 


1. Permainan Bulu Tangkis

      A.     BULU TANGKIS

Bulu tangkis adalah cabang olahraga yang termasuk dalam kelompok olahraga permainan. Permainan bulu tangkis dapat dimainkan didalam maupun diluar lapangan. Permainan ini dimulai dengan cara menyajikan bola atau servis.

1.       Teknik dasar servis
Servis yaitu pukulan pertama kali dengan raket untuk memainkan shuttlecock ke bidang lapangan lawan dengan arah diagonal. Servis dalam bulutangkis meliputi : servis panjang, servis pendek, kejut, dan mendatar.
2.       Teknik pukulan lob atau clear
Pukulan lob adalah suatu pukulan dalam permainan bulutangkis yang dilakukan dengan tujuan untuk menerbangkan shuttlecock setinggi mungkin mengarah jauh ke belakang garis lapangan.
3.       Pukulan dropshot
Pukulan dropsoht adalah pukulan yang tepat melampui jaring dan langsung jatuh ke sisi lapangan lawan. Dropshot merupakan pukulan yang dilakukan dengan cara menyeberangkan shuttlecock ke daerah lawan dengan menjatuhkan shuttlecock sedekat mungkin dengan net.
4.       Pukulan smes
Pukulan smes dalam permainan bulutangkis merupakan salah satu pukulan yang sering menghasilkan nilai secara langsung. Sebab pukulan ini merupakan suatu gerakan ayunan tangan yang cepat, mendadak, dan menghsilkan pukulan yang keras serta menerjunkan shuttlecock  secara curam.
   
2. Permainan SOFTBALL

1.       Pengertian softball
Softball adalah olahraga bola kecil beregu yang dimainkan setiap regunya terdiri dari 9 orang dengan teknik dasar lempar tangkap bola, memukul, dan lari menuju ke base. Lama permainan ditentukan oleh inning dan regu yang mendapat nilai lebih banyak dinyatakan sebagai pemenang.
2.       Teknik memukul dalam permainan softball
Teknik memukul dalam softball meliputi : pukulan swing yaitu pukulan dengan ayunan sekeras – kerasnya dan pukulan bunt yaitu pukulan tanpa ayunan yang berfungsi untuk mengelabui lawan. Adapun tujuan memukul bola untuk mendapatkan nilai dengan jalan berlari ke semua base dan kembali di daerah home base dengan selamat.
3.       Teknik melempar bola
Lemparran bola dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
a.       Melempar lurus
b.      Melempar samping
c.       Melempar bawah
d.      Pitching sling shoot dan wind mill
4.       Teknik menangkap bola
Ada tiga teknik menangkap bola dalam permainan softball, yaitu sebagai berikut :
a.       Teknik menangkap bola lambung (catch fly ball)
b.      Teknik menangkap bola lurus (catch strike ball)
c.       Teknik menangkap bola gulir (catch ground ball)
5.       Sliding
Sliding adalah meluncurkan badan dalam rangka mencapai base. Macam – macam sliding antara lain sebagai berikut :
a.       Sliding lurus (straight leg slide)
b.      Sliding mengait (hook slide)
c.       Sliding dengan kepala lebih dulu (head first slide)


 BAB 3 : ATLETIK 

A.     LARI JARAK JAUH

1.       Teknik dasar start
a.       Dilakukan secara berkelompok.
b.      Saat melakukan teknik dasar start, pada aba – aba “siap” berat badan/badan condong ke depan.
2.       Sikap  badan saat lari
    Untuk teknik dasar lari jarak jauh, gerakan lari dilakukan tidak secara maksimal, kecondongan badan membentuk sudut 10 derajat.
3.       Teknik pertukaran tongkat
     Salah seorang mengoper tongkat dalam dengan cara dijulurkan ke belakang. Kemudian orang yang berada di belakang mengambilnya, dan yang terakhir menerima tongkat berlari ke barisan depan sambil membawa tongkat, dan kembali memberikan pada yang dibelakangnya.
4.       Teknik dasar finish
     Untuk melakukan teknik dasar finish pada lari jarak jauh antara lain sebagai berikut :
a.       Lari terus tanpa mengubah sikap lari
b.      Merebahkan badan ke depan bersamaan kedua lengan diayun lurus ke belakang (the lunge)
c.       Memutar dada ke salah satu sisi dengan mengayunkan lengan kanan atau kiri ke depan ke atas hingga salah satu bahu menuju kedepan (the shrug)

B.      LOMPAT TINGGI (HIGH JUMP)

       Tujuan lompat tinggi adalah agar pelompat dapat mencapai lompatan yang setinggi – tingginya. Lompat tinggi, sama halnya dengan lompat jauh memerlukan unsur – unsur pokok antara lain sebagai berikut :
1.       Awalan (run – up)
2.       Tolakan (take – off)
3.       Sikap badan diatas mistar
4.       Mendarat


C.      TOLAK PELURU
     Tolak peluru termasuk cabang olahraga dari nomor lempar namun istilah yang digunakan bukan “lempar peluru” melainkan “tolak peluru”. Olahraga ini disebut juga the short put.

1.       Teknik memegang dan  meletakkan peluru
Ada dua macam gaya yang sering digunakan pada tolak peluru yaitu :
a.       Gaya ortodoks
b.      Gaya O’Brian
2.       Cara menolak peluru
a.       Pengenalan peluru
b.      Sikap awal akan menolak peluru
c.       Cara menolak peluru

Dari sikap menolakkan peluru ini,saat berhenti harus segera diikuti dengan gerakan menolak peluru. Jalannya dorongan atau tolakan pada peluru harus lurus satu garis, sudut lemparan kurang dari 40°.

d.      Sikap akhir setelah menolak peluru
Sesudah menolak peluru, membuat gerak lompatan untuk menukar kaki kanan ke depan.

RANGKUMAN MATERI PELAJARAN AGAMA KATOLIK KELAS IX SEMESTER GANJIL

Bab 1: Allah Berkehendak Menyelamatkan Semua Orang


Arti Keselamatan

            Kata “Keselamatan” berasal dari bahasa Yunani yaitu sozo yang artinya menyelamtkan, membebaskan, mengawetkan, melestarikan, menyembuhkan. Keselamatan bagi manusia berarti “menyembuhkan dari kematian atau mempertahankan hidup.” (Barclay M. Newman Jr, Kamus Yanani – Indonesia (Bpk Gunung Mulia, Jakarta, 1991) 167.)

Keselamatan dalam Kitab Suci

            Keselamatan dalam kitab suci mengandung arti luas, bahkan Paulus mengungkapkan kasih. Salah satu kerinduan setiap manusia yang paling dalam adalah memperoleh keselamatan dalam hidupnya. Bagi orang beriman, kerinduan untuk keselamatan berdasarkan iman akan Allah sebagai sumber keselamatan yang pertama dan utama. Keselamatan berada didiri Yesus.  Menurut Paulus:”Sebab kasih karunia, kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu, jangan ada orang yang memegahkan diri. (Ef. 2:8-9).
            Tanda kasih Allah adalah keselamatan dalam diri Yesus itu lebar, panjang, dalam dan tingginya lebih dari apapun jua di dunia ini (Ef. 3:18). Keselamatan mengandung 4 arti penting, yaitu   :
1.       Diselamatkan dari dosa &  perbudakan. (Roma 10:1 dan Kisah Para Rasul 7:25)
2.      Diselematkan dari kehancuran & penghinaan. (Ibrani 10:1)
3.      Diselamatkan dari tubuh yang menderita atau sakit (Kisah Para Rasul 3:6, 4:10)
4.      Diselamatkan dari segala kutuk dan maut, serta diselamatkan sampai dengan akhirnya. (Roma 13:11)
Orang percaya yang sudah menerima Kristus telah, sedang dan akan diselamatkan. Bagi yang belum menerima keselamatan, terimalah Yesus sebagai Juruselamat dan Tuhan. Bagi yang belum menerima keselamatan dalam arti sesungguhnya maka mintalah, beriman dan bersyukurlah. Kerinduan Allah untuk menyelamatkan semua oran yang telah ditunjukan sejak dulu kala, melalui berbagai cara dan kesempatan.
Beberapa contoh dalam Kitab Suci yang menunjukan bahwa Allah menyelamatkan manusia adalah            :
a)     Allah menyelamatkan manusia dengan menciptakan segala sesuatu
Contohnya adalah Allah mencipatakan tempat yang  istimewa bagi manusia seperti yang terdapat dalam Kej. 1-2)
b)     Allah menyelamatkan manusia dalam perjalanan hidupnya
Contohnya adalah ketika Allah memanggi Abraham(Kel 12:1-9), memberikannya keturunan ( Kej 18:1-15) dan tidak membiarkan umat-Nya kelaparan melalui Yusuf ( Kej 37-50), membebaskan umat-Nya melalui Musa,dll.
c)      Allah menyelamatkan manusia dengan menghadirkan sesama
Contohnya Allah menhadirkan oran tua, saudara, guru-guru, teman-teman, perawat, dokter, masyarakat,dsb bagi kita.
            Kehendak Allah untuk membuat manusia bahagia dan selamat tidak terputuskan oleh apapun dan semua dilakukan Allah tanpa pamrih.

Tanda Keselamatan Allah

            Tanda keselamatan Allah yang paling nyata dan agung adalah kehadiran Yesus Kristus . Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya pada-Nya beroleh hidup yang kekal (Yoh 3:16). Oleh karana itu, Santo Paulus mengatakan, ”Barang siapa mengenal Yesus, ia mengenal Allah sendiri” (Kol 1:19). Kehadiran Yesus menjadi penggenapan rencana keselamatan Allah bagi manusia.
            Sama halnya dengan Yesus, kita juga dapat menjadi tanda keselamatan Allah bagi sesama kita. Kesediaan kita untuk menolong orang lain tanpa pandang bulu, mengasihi tanpa terkecuali, dapat menjadi tanda syukur kita akan keselamatan yang dianugerahkan Allah kepada kita.
            Ada berebagai sarana bagi manusia untuk menghayati Allah sebagai sumber keselamatan, salah satunya dengan Sakramen Ekaristi karena dengan mengikutinya, kita disatukan dan diselamatkan oleh Tuhan Yesus. Selain itu, Allah sebagai sumber keselamatan sejati, dapat dijumpai dan dirasakan melalui doa dan Kitab Suci.
            Karya keselamatan Allah pada manusia tetap berlangsung hingga sekarang dan sampai akhir zaman. Oleh karena itu, kita selayaknya menanggapi dengan berbuat kasih pada sesama sehingga dapat menjadi saran keselamatan Allah bagi orang lain di hidup kita.
Tanda cinta kasih bagi keselamatan manusia
·         Alam semesta yang luas dan indah
·         Orang-orang di sekitar kita yang memiliki niat baik dan mau bekerja sama dalam membangun dunia atau menjadi sarana keselamatan bagi orang lain
Allah adalah sumber keselamatan bagi manusia dalam peristiwa hidup sehari-hari

·         Allah sumber keselamatan, maka setiap orang harus menampilkan kehadiran Allah yang tidak kelihatan, seperti Yesus yang telah menghadirkan wajah Allah yang tidak kelihatan.
·         Kitapun juga harus menjadi perwujudan kehendak Allah untuk menyelamatkan manusia dalam perisriwa hidup sehari-haru , seperti: mencerdaskan kehidupan bangsa, memberi lapangan pekerjaan pada sesama, menolong sesama yang sakit tanpa memandang agama, suku dan ras.
Tahap Wahyu Allah yang Penuh
·         Tahap wahyu Allah yang penuh ada dalam Sabda-Nya yang telah menjadi daging, yaitu Kristus, pengantara dan kepenuhan Wahyu.
·         Sebagai Putra Tunggal Allah yang menjadi manusia, Dia adalah sabda yang sempurna dan definitif dari Bapa. Dengan pengutusan Putra dan penganugerahan Roh Kudus telah lengkap secara penuh, namun maknanya yang lengkap dan dipahami oleh iman Gereja secara bertahap dan berabad-abad.


Bab 2        : Beragama dan Beriman sebagai Tanggapan atas Kehendak Allah     

    
Dalam kebaikan dan kebijaksanaan-Nya. Allah berkenan mewahyukan diri-Nya dan memaklumkan rahasia kehendak-Nya; berkat rahasia itu manusia dapat menghadap Bapa melalui Kristus, Sabda yang menjadi daging, dalam Roh Kudus, dan ikut sera dalam kodrat ilahi (DV 2)

Unsur Hakaki dari Agama adalah Wahyu dan Iman

Wahyu adalah pernyataan diri Allah terhadap manusia  (Allah menyatakan diri-Nya kepada manusia). Unsur dari wahyu adalah mengenalkan/memperkenalkan, menunjukan, menghadirkan Diri dan kehendak-Nya (datang, mendekat/melawat, mendekatai, menyapa, menolong).
Harapan dengan wahyu agar manusia dapat mengenal/mengetahui Tuhannya, mengakui dan menerima Tuhannya, dan mencintai-Nya dengan penuh berserah diri kepada-Nya. Iman adalah tanggapan manusia terhadap perwahyuan diri Allah. Penyerahan diri secara total kepada Allah dan kehendak-Nya. (Lih. Kejadian 22:15-19, Ayub 1: 20-22; Lukas 1 : 30-38).
Yang memiliki unsur dari wahyun dan iman, tidak hanya dihayati secara personal tetapi juga secara kolektif (Kebersamaan sebagai umat/jemaat, sehingga agama yang lembaga ini membutuhkan ungkapan-ungkapan yang obyektif seperti : Hidup mengumat (jemaat), Ibadah (ritual keagamaan), Ajara, Pelayanan kemasyarakatan.
Hidup manusia dalam beragam selalu bersifat dianamis, maksudnya manusia dapat bergerak semakin mengerti, memahami, menghayati dan mengaplikasikan ajaran imannya dalam kehidupan sehari-hari dan berkembang menuju perbaikan diri (Pertobatan). Demikian juga manusia bergerak menjawab tuntutan dan perkembangan jaman, orientasi hidupnya semakin luas/universal dalam misi keselamatan Tuhan.
Menurut Thomas Aguinas (Teolog abad 13) agama berarti “Keterarahan manusia kepada Allah secara benar.”

Pandangan Umum tentang Agama

            Agama adalah sesuatu yang melekat dalam diri seseoran, berupaungkapan dan  perwujudan keyakinan pribadi yang menuntun seseorang pada keselamatan kini dan nanti di akhirat. Dari dulu manusia sudah menyadari bahwa Allah merupakan sumber kepercayan kepada Allah yang menyelamatkan itu. Ungkapan kepercayaan yang dibuat manusia misalnya dalam bentuk ritual-ritual atau upacara-upacara keagamaan/kepercayaan.
            Di Indonesia terdapat berbagai agama yang dapat dipakai sebagai sarana untuk menanggapi kasih Allah yang menyelamatkan. Agama-agama yang diakui Indonesia adalah: Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, kepercayaan (agama asli).
            Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, agama didefinisikan sebagai ajaran/ sistem yang mengatur tata (keimanan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta kaidah yang mengatur hubungan manusia dengan sesama manusia serta lingkungannya. Dalam Glossary Katekismus Gereja Katolik dikatakan bahwa agama adalah setu perangkat kepercayaan dan tindakan yang diikuti oleh mereka yang berkomitmen untuk melayani dan menyembah Allah. Jadi, secara singkat dapat disimpulkan bahwa agama merupakan satu perangkat kepercayaan yang mengatur hubungan manusia dengan Allah dan manusia dengan sesamanya serta lingkungannya, melalui doa, ritual atau lituri dan ajaran moral.
            Berikut ini merupakan alasan/motivasi yang muncul saat manusia menganut suatu agama   :
·         Mencari perlindungan (rasa aman) bagi hidupnya
·         Menemukan jawaban atas persoalan hidup
·         Menemukan arti/makna hidup
·         Sebagai pedoman dalam menentukan tindakan yang baik
·         Memuaskan kerinduan akan masa depan yang lebih baik
Agama menjadi sarana bagi manusia untuk mengenal dan membangun relasi yang akrab dengan Tuhan Yang  Maha Esa dan juga dengan sesama manusia beserta lingkungannya.  Namun, tidak semua orang mampu menghayati hidup beragama secara benar. Beberapa penghayatan yang tidak benar    :
·         Menjalani hidup beragama hanya sebatas hal-hal lahiriah
·         Beragama KTP (beragama dirasa cukup jika mencantumkan identitas agama yang dianut dalam KTP)
·         Beragama hanya menjalankan perintah-perintah dari pemimpin agam saja
·         Menyalahgunakan untuk pentingan diri-sendiri atau kelompoknya
·         Menjadikan agama untuk kepentingan politis, dsb.

Tujuan manusia beragama

·         Menemukan rasa aman ketika menghadapi kesulitan di dalam hidup
·         Untuk memperoleh arti hidup
·         Untuk pedoman dalam menentukan tindakan yang baik
Penghayati nilai-nilai hidup beragama yang tidak benar akan menimbulkan sikap munafik, fanatisme sempit dan munculnya berbagai bentuk tindakan manusia yang tidak baik ,misalnya pelanggaran-pelanggaran hukum, pelanggaran HAM, pelanggaran kemanusiaan, korupsi, dsb.
Beragama yang benar harus didasarkan pada dorongan dari salam untuk mencari kebenaran. Beragama harus dengan motivasi untuk membangun hubungan yang semakin menadalam dengan Tuhan dan sesamanya.
Bergama yang benar, tidak cukup hanya menjalankan ajaran agama sebatas mengikuti aturan-aturan dalam aamanya untuk menghindari hukuman (dosa) dan memperoleh pahala.
Pandangan Gereja Tentang Beragama (Berdasarkan Nostra Aetate art. 1)

Gereja melihat adanya kemajuan dalam relasi manusia dalam berbagai bangsa, dalam membangun relasi dan kerja sama itu, Gereja harus mempertimbangkan bahwa tujuannya adaah cinta kasih antar umat manusia makin berkembang dan dilandasi oleh nilai-nilai universal yang terdapat pada semua bangsa dan semua agama.
Berdasarkan Nostra Aetate art. 1 tersebut, beragama yang benar adalah sebagai berikut :
·         Tidak bersikap formalistis dalam beragama, artinya kita jangan hanya sebatas memenuhi tuntutan/kewjiban semata, apalagi hanya sekedar ingin dilihat dan nilai baik orang lain.
·         Benar-benar mendalami ajaran agama kita, sehingga kita tidak jatuh pada pemahaman yang dangkal dan setengah-setengah.
·         Bersikap kritis dalam menyikapi pandangan agama sendiri maupun agama orang lain, dengan mengutamakan kehendak Allah sebagai ukuran kebenaran.
Tuhan Yesus pun menghendaki agar menusia menghayati hidup keagamaannya secara benar. Berhadapan dengan orang yang tidak benar dalam menghayati hidup beragama, Yesus akan selalu mengkritiknya.
Agama harus dipahami, dihayati dan dilaksanakan, karena agama penting. Agama pentin karena membawa kita pada persahabatan dengan Allah sekarang dan selamanya, dan tiada lain yan lebih penting daripada hal ini.
Apa gunanya seseorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? (Mat. 16:261)
Kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu. ( Yoh. 8:32)


Bab 3 : Beriman Kristiani

Menjadi Katolik
Menjadi katolik artinya menerima dengan iman, wahyu Tuhan dan undangan dalam persatuan dengan-Nya. Sebagai murid Kristus, kita tidak hanya mengikuti sebuah buku, tetapi Seorang Pribadi  Yesus Kristus sendiri, itulah sebabanya kita disebut sebagai “Christ-ian” atau Kristiani/Kristen. Pribadi yang kita ikuti dan kita jadikan pusat dalam hidup kita ini, adalah Pribadi yang mengasihi kita. Karena kasih-Nya yang sempurna inilah, Kristus ingin terus tinggal di tengah kita dan bersekutu/bersatu dengan kita. Sebab kasih selalu menginginkan kebersamaan. Kristus menghendaki kebersamaan dan persekutuan antara kita dengan Dia, atas dasar kasih dan kebenaran, sebab Ia Allah yang adalah Sang Kasih (1 Yoh 4:8) dan Kebenaran (Yoh 14:6). Maka menjadi Katolik adalah menjadi seorang Kristiani sebab seorang Kristiani sudah seharusnya menerima segala yang diwahyukan Allah di dalam Kristus.
Iman
Iman menurut Konsili Vatikan II, Katekismus, dan pengajaran Paus Yohanes Paulus II adalah iman yang terdiri dari dua unsur, yaitu :
1.       Unsur pribadi, yaitu percaya kepada Allah, akan segala kasih dan kebijaksanaan-Nya, sehingga kita mau menyerahkan diri kita tanpa syarat kepada-Nya.
2.      Unsur obyektif, yaitu kita percaya akan isi wahyu yang diberikan Tuhan, memegangnya sebagai sesuatu yang ilahi.
Dengan demikian, iman dapat digambarkan dengan perkataan ini: Kalau Tuhan yang saya percayai sebagai Pribadi yang baik, penug cinta kasih dan bijaksana, telah mewahyukan sesuatu kepada saya, maka atas hormat dan kasih kepada-Nya, saya mau menerima apa yang diwahyukan-Nya itu.
Saat kita percaya dan menerima, mengakui Dia sebagai Tuhan dan Juru Selamat, maka saat itu juga pemeteraian oleh Tuhan Yesus dan sekaligus yang diartikan sebagai Baptisan Roh terjadi atas kita terjadi. (Ef. 1:13)
Keselamatan adalah karena kasih karunia Allah kepada manusia. Allah memberikan anugerah keselamatan kepada manusia karena Allah tahu, tanpa kemurahan-Nya manusia tidak akan bisa selamat karena dosa tetapi Allah sangat mengasihi manusia (Yoh. 3:16) Allah mau kita bisa hidup bersama-Nya, dan barang siapa yan mau percaya beroleh hidup kekal, dan takkan binasa.
Kasih Karunia
 Anugerah atau hadiah itu Cuma Cuma diberikan dari yan atas kepada yang dibawah, yang sesungguhnya mereka tidak layak menerimanya. Demikian juga dari Tuhan kepada kita manusia, yang tidak layak menerima kebaikan Allah. Kasih karunia merupakan sarana Allah dalam:
1.       Penyelamatan manusia berdosa
2.      Persekutuan-Nya dengan manusia berdosa
3.      Perdamaian antara Allah dengan manusia berdosa
Allah menyatakan dengan tegas bahwa keselamatan yang kita peroleh adalah anugerah Allah murni dan mutlak. Kalau masih ada unsur perbuatan manusia, itu artinya bukan lagi anugerah atau kasih karunia . sampai kapanpun, Allah akan tetap menyertai dan menyapa manusia. Pernyataan diri Allah kepada manusia disebut wahyu, sedangkan tanggapan manusia terhadap wahyu disebut iman. Bila wahyu Tuhan tidak ditanggapi oleh manusia, maka tidak ada artinya. Sebaliknya, manusia tidak mungkin beriman tanpa perwahyuan dari Allah.
Makna Beriman
1.       Beriman tidak hanya sekedar tahu atau percaya, melainkan berani melakukan apa yang diketahuinya dan dipercayainya.
2.      Beriman kepada Allah berarti menyerahkan diri secara total kepada kehendak Allah
3.      Penyerahan diri secara total muncul berdasarkan keyakinan bahwa Allah pasti memberikan dan melakukan yang terbaik bagi manusia. Yang dikehendaki Allah semata-mata adalah kebahagiaan dan keselamatan manusia.
4.      Sikap penyerahan diri secara total tersebut memungkinkan manusia tidak tawar menawar apalagi memaksakan kehendaknya, tidak ragu-ragu
Manfaat beriman bagi manusia antara lain: tidak was-was atau khawatir akan hidup yang sedang dijalani, dekat dengan Allah sehingga merasa bahagia, damai, aman, tenang, dan optimis dalam menata hidup. Dengan beriman, kita juga memiliki kekuatan dan keberanian dalam menghadapi masalah-masalah dalam hidupnya. Berikut ini adalah tokoh beriman yang ada dalam alkitab:
1.       Abraham                   : Ia berani meninggalkan tanah airnya dan bersama seluruh keluarganya berjalan menuju tanah terjanji, tanah Kanaan.
2.      Daud                          : Walaupun dipandang kecil, namun ia memiliki iman yang kuat sehingga dapat mengalahkan Gliat yang jauh lebih besar dan kuat.
3.      Bunda Maria                        : Walaupun ia menanggung banyak resiko, ia pasrah dengan sepenuhnya hati kepada kehendak dan rencana Allah.
4.      Yesus Kristus                       : Ia tetap setia pada kehendak Allah walaupun harus menanggung resiko sengsara dan kematia di kayu salib.
Aspek dalam beriman:
1.       Iman adalah rahmat
2.      Iman adalah anugerah
3.      Iman itu personal
4.      Beriman itu proses
5.      Iman berkembang dalam kebersamaan dengan orang lain.
Iman yang mendalam harus tampak dalam perbuatan. Hidup beriman mendalam oleh Rasul Yakobus disebut sebagai hidup beriman dalam kesatuan antara ibadah dan perbuatan (Yak. 1:26). Menurut Rasul Yakobus, hubungan dengan Allah harus menjadi nyata dalam hubungan dengan sesama (Yak 1:19-21). Hal itu juga telah ditegaskan oleh Yesus, “Bukan setiap orang berseru : Tuhan, Tuhan! Akan masuk Kerajaan Surga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku di surga.” (Mat 7:21).


Bab 4 : Mewujudkan Iman Kristiani dalam Hidup sehari hari


Orang beriman Kristiani sejati adalah orang yang hidup dan tindakannya senantiasa diwarnai dan dimotivasi oleh iman Kristianinya, dan bukan sekedar oleh alasan keaamaan yang cenderung lahiriah. Seorang yang beriman Kristiani adalah seorang yang religius, yaitu orang yang selalu menyadarkan hidupnya pada Kristus dan menyadari bahwa seluruh pristiwa hidupnya merupakan karya Kristus yang menyelamatkan.
Sebagai orang beriman Kristiani ia mengakui imannya akan Kristus, menerima dan merayakan sakramen-sakramen sebagai sarana di mana Tuhan ingin menyelamatkan umat-Nya, dalam pimpinan embala-gembala Gereja yang dalam hal ini adalah hierarki.
Iman dan percaya, sama tapi juga berbeda. Iman dan percaya merupakan istilah penting yang menggambarkan hubungan antara umat atau seseorang dengan Allah. Dalam perjanjian baru, kata ‘iman’ merupakan terjemahan dari kata Yunani pistiV (pistis), sedangkan kata ‘percaya’ adalah terjemahan dari kata pisteύω (pisteuoo). Kata-kata ini sudah dipakai dalam Septuaginta, Alkitab Ibrani (Perjanjian Lama) dalam bahasan Yunani, sebagai terjemahan kata Ibrani ¤m’ (aman), yang berarti keadaan yang benar dan dapat dipercayai/ diandalkan. Kata-kata ini dalam Alkitab Ibrani sering digunakan untuk menyatakan rasa percaya kepada Allah dan percaya pada firman-Nya. Percaya pada firman Allah berarti percaya dan menerima apa yang sudah difirmankan-Nya itu. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa istilah iman dan percaya dalam komponen-komponen Alkitab:
·         Percaya dan menerima bahwa sesuatu itu benar
·         Mengandalkan/mempercayakan diri
·         Setia dan taat
Pengertian Iman
Iman adalah penyerahan diri secara total (menyeluruh) kepada kehendak Allah. Iman juga bisa diartikan sebagai hubungan pribadi dengan Tuhan Yesus Kristus. Sifat-sifat iman adalah :
·         Mengatur manusia kepada keselamatan
·         Iman yang hidup
·         Iman yang dihayati dan diamalkan
·         Iman yang berbuah banyak
·         Segala tindakan kita akhirnya merupakan bukti pengungkapan dan perwujudan iman
Aspek-aspek Hidup beriman Kristiani
Pengalaman religius sebagai orang kristiani adalah pengalaman di mana manusia sungguh menghayati karya dan kebaikan Allah yang berpuncak dalam diri Yesus Kristus, dan karena pengalaman itu manusia sampai pada kemauan bebas untuk menyerahkan diri kepada Kristus.
Penyerahan iman adalah jawaban atas wahyu Allah yang telah berkarya. Dengan adanya penyerahan iman oran tidak saja mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan tetapi juga mewujudkan tindakan atau perbuatan sesuai dengan ajaran-Nya.
Pengetahuan iman seorang kristiani juga dituntut terus-menerus untuk semakin mampu mempertanggungjawabkan imannya.
Kekhasan iman Kristiani
Kekhasannya terletak pada pribadi Tuhan Yesus Kristus. Tuhan Yesus tidak hanya diimani sebagai nabi ututsan Allah, tetapi juga sebagai ‘perantara antara Allah dan manusia’ . Oleh karena itu, orang yang beriman Kristiani sejati adalah orang yang hidup dan tindakanya diwarnai dan dimotivasi oleh iman Kristiani ini dan bukannya oleh alasan keagamaan yang cenderung lahiriah.
Iman Kristiani dirumuskan secara singkat dalam syahadat. Ada dua jenis syahadat, yakni syahadat panjang dan pendek. Keduanya memiliki inti yang sama, tetapi rumusannya berbeda. Seorang yang beriman Kristiani adalah orang yang religius, yaitu orang yang selalu menyandarkan hidupnya pada Kristus dan menyadari bahwa seluruh peistiwa hidupnya adalah karya Kristus yang menyelamatkan.
Ciri penghayatan hidup beriman yang dipelihara umat Kristiani yang dihimpun dalam Gereja Katolik, adalah:
·         Sakramen Baptis artinya ia dilahirkan kembali dalam Tuhan dan dilantik menjadi anak-anak Allah.
·         Menerima dan merayakan sakramen-sakramen lain sebagai sarana Tuhan untuk menyelamatkan umat-Nya, dalam pimpinan gembala-gembala Gereja yang dalam hal ini adalah hierarki. Sebagai orang beriman Kristiani ia mengakui imannya akan Kristus.
·         Bersatu dalam kasih, doa, pelayanan dan kesaksian (bdk. Lumen Gentium art.14)
Iman dalam Kebersamaan dengan Jemaat
Hidup beriman memperhatikan dua aspek, yaitu aspek pribadi dan aspek sosial. Di satu pihak, iman adalah relasi pribadi kita masing-masin sebagai individu dengan Allah. Di lain pihak, iman kita tidak mungkin dapat berkembang tanpa kehadiran orang lain, entah sebagai pribadi maupun sebagai kelompok/jemaat. Dengan kata, untuk mengembangkan iman, kita membutuhkan dan dibutuhkan oleh orang lain.
·         Kata lain dari jemaat adalah umat, yakni kumpulan orang yang beriman dan percaya kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai juru selamat dan penebus. Kumpulan jemaat/umat sering disebut dengan Gereja.
·         Iman kita akan tumbuh dan berkembang karena adanya peran serta umat, baik dalam keluarga, lingkungan, stasi maupun paroki.
·         Jemaat paling dasar adalah keluarga. Oleh karena itu, keluarga sering disebut Gereja MiniMelalui keluarga inilah kita mengenal Allah dari orang tua kita.
Mewujudkan Iman Kristiani dalam Hidup Sehari-hari
Ketaatan beriman : Seorang beriman patuh kepada Allah bukan karena terpaksa atau takut melainkan karena menyadari bahwa Allah merupakan inti dan pusat perhatiannya.
Mencari tahu dan memperdalam iman : Hubungan iman mulai dengan tahap Allah mengundang dan memperkenalkan diri dan ingin membina hubungan dengan manusia. Oleh karena itu, pihak manusia dituntut agar mencari tahu tentang Allah.
Hidup dari iman : Seorang beriman selayaknya hidup berdasarkan pola imannya dan hidup di jalan iman.
Mempertahankan dan menyebarkan iman : Seorang beriman yang tidak akan tinggal diam, melainkan terdorong untuk berbicara tentang Tuhan serta maksud dan rencana-Nya.
Hidup beriman merupakan proses yang berjalan sepanjang hayat untuk menanggapi sapaan dari wahyu Allah. Oleh karena itu, karya keselamatan Allah perlu terus menerus ditanggapi tanpa henti.
·         Iman senantiasa perlu dipupuk dan dikembangkan agar dapat tumbuh dan berkembang serta menghasilkan buah-buah keselamatan, baik bagi diri sendiri dan orang lain.
·         Dalam pengalaman banyak orang menunjukan bahwa oran mudah jatuh ke dalam dosa, karena imannya yang lemah. Sebaliknya iman yang kuat mampu membentengi dengan kokoh dalam melawan berbagai bentuk tantangan zaman.
·         Untuk menghadapi tantangan zaman yang majun hebat dewasa ini, satu-satunya jalan adalah dengan memperkokoh iman kita sendiri. Iman yang kuat harus tampak dalam buah-buahnya, seperti kata Paulus dalam suratnya di Filipi.
Nasihat Paulus (Flp 1:27-30)
1.       Kehidupan kita sebagai orang beriman Kristiani harus “berpadanan dengan Injil Tuhan Yesus Kristus’, artinya hidup kita harus sejalan atau berdasarkan nilai-nilai Kerajaan Allah yang diwartakan oleh Tuhan Yesus.
2.      Bila hidup beriman kita sudah berpadanan dengan Injil Tuhan Yesus Kristus, maka kita mempunyai kekuatan yang besar dalam menghadapi berbagai macam tantangan yang ada.
3.      Orang yang hidupnya berpadanan pada Injil Tuhan Yesus Kristus tidak hanya percaya akan apa yang diajarkan oleh Yesus Kristus tapi juga bertindak seperti Kristus, yakni berani melakukan apa pun yang baik dan benar, sekalipun nyawa taruhannya.
Kebiasaan Gereja yang dilakukan untuk mewujudkan, mengembangkan dan memperdalam iman antara lain :
·         Berhimpun gereja pada hari Minggu untuk merayakan Ekaristi
·         Aktif terlibat dalam lingkungan, wilayah dan Paroki
·         Terlibat secara aktif dalam kehidupan masyarakat
·         Terlibat dalam kehidupan jemaat setempat
·         Rajin membaca Kitab Suci
·         Melaksanakan Ibadat Harian (Membaca kisah tokoh-tokoh beriman, sebagai inspirasi untuk berkembang
·         Rajin dan setia berdoa secara pribadi
·         Berpuasa dan berpantang yang telah ditentukan
·         Memeriksa batin dan menerima Sakramen Rekonsiliasi (Tobat)

Bab 5 : Hak dan Kewajiban sebagai Anggota Gereja


Arti Warga Masyarakat
Istilah masyarakat menurut ilmu sosiologi adalah keseluruhan yang konkrit historis dan segala hubungan timbal balik antara manusia dan macam-macam kelompok.
Masyarakat tersusun atas bermacam-macam kelompok, organisasi dan anggota sebagaimana status dan peranan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, mereka harus diatur secara aktif dan adil.  
Sebagai makhluk sosial , manusia membutuhkan masyarakat demi perkembangannya. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, masyarakat adalah sejumlah manusia dalam arti yang seluas-luasnya dan terikat oleh kebudayaan tertentu.
Hak-hak warga Negara menurut UUD 1945       
·         Hak untuk hidup
·         Hak memilih (Hak aktif) dan dipilih (Hak pasif)
·         Kebebasan memeluk agama, kemerdekaan untuk beribadat menurut agama dan kepercayaan
·         Hak untuk mendapat perlindungan dan perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan
·         Mendapat pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan
·         Hak untuk mendapatkan rasa aman
·         Ikut serta dalam usaha pembelaan negara
·         Hak untuk mendapatkan pendidikan dan hak untuk mengeluarkan pendapat
Kewajiban sebagai anggota masyarakat              
·         Memelihara kemanan
·         Menjaga ketertiban umum
·         Mengupayakan kesejahteraan
·         Memelihara kebersamaan dan kerukunan demi keharmonisan hidup bersama
·         Membayar pajak
·         Menjunjung hukum dan pemerintahan
·         Setia membela negara
·         Menghormati dan memajukan kebudayaan nasional
·         Memberikan suara dalam pemilihan hukum
Ajaran Kitab Suci
Pada Matius 17 : 24-27, Tuhan Yesus mrngajarkan agar setiap warga negara membayar pajak pada kaisar
Pada Matius 22 : 15-22, Tuhan Yesus menunjukan bahwa melaksanakan kewajiban merupakan perwujudan iman pada Allah.
Gereja sangat peduli dengan siyuasi dan perkembangan masyarakat.
Ajaran Tradisi Gereja
Menurut Gaudium et Spes art. 22 disebutkan jika, “pertumbuhan pribadi manusia dan perkembangan masyarakat saling bergantung.”
Dalam Gaudium et Spes art. 1 disebutkan jika, “kegembiraan dan harapan, duka dan kecemasan orang-orang zaman sekarang, terutama kaum miskin dan siapa saja yang menderita, merupakan kegembiraan dan harapan, duka dan kecemasan para murid Yesus juga.’
Oleh karena itu, setiap warga Gereja dipanggil untuk melayani dan berperan aktif dimasyarakat.
Para Pemimpin Masyarakat
Setiap membentuk suatu kelompok  pasti akan membutuhkan seorang pemimpin yang dapat melayani anggotanya.
·         Pemimpin yang ideal adalah pemimpin yang mempunyai pemikiran cerdas, bertindak bijaksana, tidak memihak, mengutamakan kepentingan umum
·         Pemimpin menurut Ki Hajar Dewantara adalah pemimpin yang selalu ‘tut wuri handayani’, ia penuh inistiatif untuk menggerakan dan mendukung anak buahnya.
·         Pemimpin yang baik akan menghasilkan karya-karya yang mengaggumkan karena didukung dengan kerja keras, kedisplinan dan sadar akan perannya.
·         Pemimpin yang baik menurut Tuhan Yesus adalah orang yang rela berkorban demi kepentingan banyak orang (Yoh. 10:1-18, gembala yang baik akan mengenal domba-dombanya)
·         Pemimpin palsu atau pemimpin gadungan adalah pemimpin yang lari ketika masyarakat dalam kesulitan dan membutuhkannya.
·         Pemimpin yang baik akan mengenal dan dikenal oleh rakyat/anak buahnya, sehingga ia akan mengetahui anak buahnya, maka ia akan memberikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan anak buah/rakyatnya.
·         Pemimpin menurut Tuhan Yesus adalah pemimpin yang menjadi abdi/pelayan banyak orang, melaksanakan hal-hal yang dibutuhkan dan diharapkan banyak orang.
Kebebasan yang Bertanggung jawab
Setiap orang Kristiani harus memiliki sifat positif dan sportif terhadap sesama warga masyarakat, memiliki kasih kepada sesamanya dan hormat kepada pemimpin yang menjamin ketertiban dalam masyarakat. Maka bila melakukan sesuatu hendaknya memikirkan perasaan orang lain.
Maksud kebebasan yang bertanggung jawab adalah kebebasan untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain sesuai dengan niat dan bakat masing-masing, dan dihayati berdasarkan peran suara hati yang benar, sehingga kita harus dapat membina hati secara terus menerus.
Cara untuk membina suara hati : refleksi diri, mawas diri, banyak membaca buku-buku rohani, rajin berdoa, merenungkan isi kitab suci, melaksanakan bisikan suara hati, mendenarkan kotbah digereja secara langsung, di TV, radio dan VCD.

sumber: buku cetak agama katolik kelas 9 kurikulum 2013